Supermarine Walrus - Pengintai Lautan

Supermarine Walrus - Pengintai Lautan
Sumber Foto Wikipedia / Lisensi CC 0 (Public Domain)

Supermarine Walrus adalah nama sebuah pesawat ampibi yang beroperasi antara tahun 1933 hingga 1958. Pesawat ini dirancang oleh RJ Mitchell untuk keperluan Angkatan Udara Australia (RAAF) yang kala itu membutuhkan pesawat yang dapat lepas landas dari kapal penjelajah.

Tujuannya tentunya agar dapat mengintai dan mendeteksi kedatangan armada musuh yang datang sehingga armada bisa mempersiapkan strategi untuk menghadapinya.

Rancangannya mulai dilakukan sejak tahun 1930, tetapi karena beberapa hal, pesawat ini baru terwujud dan terbang pertama kali di tahun 1933.

Produsen pesawatnya adalah Supermarine, sebuah produsen pesawat Inggris yang menjadi legenda karena salah satu pesawatnya, Spitfire menjadi andalan Angkatan Udara Inggris dan ditakuti musuh-musuhnya.

Supermarine Walrus sendiri memiliki lambung yang terbuat dari kayu. Hal itu karena untuk mendarat, pesawat ini akan menggunakan permukaan laut sebagai landasannya. Setelah mendarat, pesawat ini akan dimasukkan kembali ke atas kapal pengangkut menggunakan crane khusus.

Pesawat ini dioperasikan bukan hanya untuk keperluan militer saja. Setelah perang dunia banyak yang dioperasikan untuk kegiatan Search And Rescue (SAR).  Bahkan, setelah perang berakhir, Walrus dipergunakan untuk berburu ikan paus oleh sebuah prusahaan swasta.

Secara total ada 740 pesawat yang mengambil nama hewan laut bertaring panjang ini diproduksi. Paling tidak 10 negara, terutama negara-negara yang berada dalam Persemakmuran Inggris menggunakan pesawat ampibi ini.

Meski pesawat terakhir terbang pada tahun 1954, sebagai pesawat penumpang, masih ada beberapa pihak, seperti museum yang mencoba merekonstruksi si Walrus.

Supermarine Walrus - Pengintai Lautan
Sumfer Foto Wikipedia - CC 0 / Public Domain
0 Comments