Boeing B-314 Clipper : Sang Perahu Terbang Untuk Orang Kaya

Boeing B-314 Clipper : Sang Perahu Terbang
Sumber Foto Airwar
Boeing B-314 Clipper merupaan sebuah pesawat yang bisa dikatakan sebagai perahu terbang. Hal itu terjadi karena sejak perancangannya salah satu pesawat terbesar pada zamannya ini ditujukan untuk melakukan pendaratan di air. Nama "clipper" di bagian belakangnya juga menunjukkan hal itu karena dalam bahasa Indonesia berarti "kapal layar".

Pembuatan pesawat ini memang ditujukan untuk melayani penerbangan komersial lintas samudera, seperti Trans Pasifik dan Trans Atlantik. Operatornya adalah Pan America atau Pan Am yang merupakan salah satu perusahaan penerbangan terbesar di kala itu.
 
Boeing B-314 Clipper : Sang Perahu Terbang Untuk Orang Kaya

Pesawat baling-baling ini tidak terlalu cepat kalau dilihat dari ukuran masa kini. Kecepatan maksimumnya hanya sekitar 303 kilometer perjam. Penerbangan antara San Francisco, California ke Hawaii yang sekitar 2500 mil harus ditempuh dalam waktu 19 jam.

Oleh karena itulah, interior pesawat ini didesain khusus juga agar penumpangnya tetap merasa nyaman melakukan perjalanan panjang yang kebanyakan melebihi 24 jam. Di bagian dalam pesawat, terdapat ruang makan, dapur dengan chef hotel bintang empat dan kompartemen untuk tidur.

Dan karena itulah penerbangan Pan Am yang menggunakan pesawat B-314 Clipper ini tidak murah. Penumpangnya harus membayar mahal untuk mendapatkan pelayawanan kelas satu disana. Seorang penumpang harus membayar lebih dari US$ 13.000 (dalam ukuran uang masa kini) untuk penerbangan San Francisco ke Hongkong.

Pesawat ini diproduksi terbatas. Secara total hanya 12 buah yang dibangun antara tahun 1938-1941. Hal itu berkaitan dengan terjadinya Perang Dunia II. Beberapa tujuan utama yang dilayani si "Perahu Terbang", yaitu Timur Jauh/Asia dan Eropa akhirnya terlibat dalam perang sehingga kebutuhan akan layanan pesawat komersial hampir tidak ada.

Meskipun demikian, beberapa pesawat B-314 tetap beroperasi selama Perang Dunia II sebagai pesawat angkut militer untuk memindahkan pasukan dari satu tempat ke tempat lain.

Si Perahu Terbang ini melakukan penerbangan terakhir di tahun 1948.
0 Comments